https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
25 Okt 2026

Polda Kaltim Kerahkan 100 Personel BKO Brimob dan Bareskrim Perkuat Penanggulangan Karhutla

noeh21
Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Rustam Mansur menyalami personel BKO Brimob dan Bareskrim Polri saat Apel Penerimaan dan Pelepasan Personel BKO penanggulangan karhutla di halaman Mapolda Kaltim, Balikpapan, Minggu (25/10/2026).
      
NusaUtaraTV.Com || Balikpapan – Polda Kaltim memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan 100 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Pasukan Brimob II Korps Brimob Polri dan Bareskrim Polri. Kesiapan personel ditandai lewat Apel Penerimaan dan Pelepasan Personel BKO yang dipimpin Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., di halaman Mapolda Kaltim, Minggu (25/10/2026).
 
Penambahan kekuatan ini difokuskan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mendukung penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran hutan dan lahan.
 
Dalam arahannya, Rustam Mansur menyebut pengerahan personel tambahan sebagai bentuk keseriusan Polri memperkuat penanganan karhutla, terutama di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.
 
"Pengerahan personel ini merupakan salah satu bentuk komitmen pimpinan Polri untuk menambah kekuatan dalam rangka penanggulangan karhutla," ujar Wakapolda.
 
Disebar ke Empat Wilayah
 
Berdasarkan pemetaan kerawanan Polda Kaltim, 100 personel itu ditempatkan di empat wilayah hukum: Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat, dan Kutai Timur.
 
Di lokasi tugas, personel BKO bersinergi dengan jajaran Polres setempat, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat penanganan titik api, mencegah penyebaran kebakaran, dan meminimalkan dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan.
 
Dukung Penegakan Hukum
 
Selain memadamkan api, personel juga mendukung proses hukum atas dugaan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan. Penanganan perkara dikoordinasikan dengan Polres setempat dan Ditreskrimsus Polda Kaltim, termasuk bila ditemukan indikasi keterlibatan korporasi.
 
Pesan untuk Personel
 
Wakapolda menekankan pentingnya kesiapan fisik, keselamatan, dan profesionalisme. Penugasan awal direncanakan dua minggu, sehingga setiap anggota diminta menjaga kesehatan dan bertugas sesuai prosedur.
 
Ia juga mengingatkan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat harus mencerminkan peran negara dalam melindungi dan melayani, serta menjaga nama baik institusi Polri.
 
Imbauan ke Masyarakat
 
Polda Kaltim mengajak warga berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Sejumlah wilayah mulai memasuki musim kemarau dengan curah hujan menurun, sehingga potensi kebakaran meningkat dan kewaspadaan bersama diperlukan.
 
Polda Kaltim menegaskan penanggulangan karhutla akan terus dilakukan terpadu lewat patroli, sosialisasi, koordinasi lintas instansi, dan penegakan hukum.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas