https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
04 Mei 2026 | Dilihat: 1115 Kali

Modus Dua Tahap, Komplotan Empat Orang Bawa Kabur Rp13 Juta Sembako dari Toko Grosir Depok

noeh21
      
NusaUtaraTV.Com, DEPOK — Mereka datang dua kali. Kunjungan pertama untuk membangun kepercayaan. Kunjungan kedua untuk merampok.
 
Komplotan empat orang tiga pria dan satu perempuan berjilbab melancarkan aksi pencurian terorganisir di sebuah toko grosir sembako di kawasan Ruko Mitra Niaga, Jalan Raya Abdul Gani 1, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Sabtu (2/5/2026) sore.
 
Skenario dimulai dengan transaksi normal. Salah satu pelaku datang, memilih barang, membayar lunas. Tidak ada yang mencurigakan. Kasir tidak waspada.
 
Tiga puluh menit kemudian, rombongan yang sama kembali kali ini dengan pesanan jauh lebih besar. Di sinilah permainan dimulai. Perempuan berjilbab dalam kelompok itu mengajak kasir berbincang panjang. Sementara percakapan berlangsung, anggota lain mulai mengangkut barang sesuai nota ke arah pintu keluar.
 
Tidak ada pembayaran. Hanya kesan bahwa semuanya akan segera diselesaikan.
 
Sekitar sepuluh menit setelah rombongan pergi, kasir baru menyadari: toko dibobol tanpa suara, tanpa kekerasan, tanpa konfrontasi — hanya dengan obrolan dan kepercayaan yang sengaja dibangun.
 
Rekaman CCTV merekam setidaknya tiga pelaku dengan jelas. Terlihat pula kendaraan yang mereka gunakan mengangkut barang curian: Toyota Avanza hitam bernomor polisi B 2389 KAS.
 
Pemilik toko, Parulian Sitanggang (45), langsung melaporkan kejadian ke Polsek Sukmajaya. Laporan tercatat dengan nomor STTP/247/B/V/2026/SEK SKJ/RESTRO DPK/PMJ.
 
"Kerugian ditaksir mencapai Rp13 juta, sebagian besar berupa kebutuhan pokok," ujar Parulian.
 
Polisi kini mendalami kasus ini mengidentifikasi pelaku dan melacak keberadaan kendaraan yang terekam kamera. Modus dua tahap yang dipakai komplotan ini patut diwaspadai pelaku usaha ritel: transaksi pertama yang mulus bisa jadi hanya pemanasan. (red)
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas