https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
03 Mei 2026 | Dilihat: 1188 Kali

Kebebasan Pers Bukan Hadiah

noeh21
Jerison Togelang, Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Provinsi Kalimantan Timur
      
Setiap 3 Mei, kita diingatkan pada satu hal yang mudah dilupakan di tengah kesibukan sehari-hari: kebebasan pers bukan hadiah yang bisa ditarik kapan saja, melainkan hak yang harus dijaga terus-menerus. Sebagai Ketua PJI Kalimantan Timur, saya mengajak seluruh insan pers, pemerintah, dan masyarakat untuk menjadikan hari ini lebih dari sekadar peringatan di kalender.
 
Pers Bebas, Rakyat Cerdas
 
Pers yang bebas adalah syarat demokrasi yang sehat. Di Kalimantan Timur, kita patut bersyukur. Ruang untuk menyuarakan pendapat cukup terbuka, aksi penyampaian aspirasi dapat berjalan aman, aparat umumnya mengedepankan pendekatan humanis. Ini bukan hal yang bisa dianggap remeh tidak semua daerah punya kondisi seperti ini.
 
Tapi kebebasan bukan berarti bebas tanpa batas. Pers tetap terikat UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Justru karena ruangnya terbuka, tanggung jawab kita makin besar: menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bisa dipertanggungjawabkan.
 
Tantangan Pers di Era Digital
 
Ancaman terhadap kebebasan pers hari ini tidak lagi datang semata dari sensor atau intimidasi fisik. Hoaks, disinformasi, kekerasan digital terhadap jurnalis, dan tekanan ekonomi media adalah ujian baru yang tidak kalah berat. Karena itulah PJI Kaltim terus mendorong Uji Kompetensi Wartawan sebagai ikhtiar menjaga marwah profesi. Jurnalis harus terukur kompetensinya, media harus terverifikasi. Kepercayaan publik tidak datang sendiri.
 
Pemerintah Provinsi Kaltim sudah membuka ruang kolaborasi untuk penguatan SDM pers. Peluang itu harus kita manfaatkan. Pers yang profesional akan menghasilkan liputan yang berimbang: mengapresiasi yang berhasil, mengkritisi yang perlu diperbaiki.
 
Seruan
 
Kepada sesama jurnalis: jaga independensi. Jangan gadaikan idealisme. Kita bekerja untuk publik, bukan untuk kekuasaan atau pemilik modal. Kualitas jurnalismelah yang pada akhirnya melindungi kebebasan kita sendiri.
 
Kepada pemerintah dan aparat: terima kasih sudah membuka akses informasi sesuai amanat UU KIP. Teruslah merawat pendekatan humanis saat rekan jurnalis bekerja di lapangan. Pers bukan lawan, pers adalah mitra kontrol sosial.
 
Kepada masyarakat: dukung media yang kredibel. Berhenti menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Kebebasan pers hanya bisa bertahan kalau publik ikut melawan hoaks.
 
Kebebasan pers adalah nafas demokrasi. Tanpa pers yang bebas, demokrasi akan sesak. Mari kita jaga bersama, untuk Kalimantan Timur yang lebih transparan, adil, dan maju.
 
Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia.
Salam hangat dari Balikpapan,
 
Jerison Togelang
Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI)
Provinsi Kalimantan Timur
3 Mei 2026
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas