https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
04 Mei 2026 | Dilihat: 1111 Kali

Ratusan Truk Padati Jalan Sudirman Balikpapan, Sopir Sempat Adu Argumen dengan Kapolresta

noeh21
      
NusaUtaraTV.Com, BALIKPAPAN — Pagi itu Jalan Sudirman Balikpapan berubah wajah. Ratusan armada truk berbaris memadati salah satu jalur utama kota, memicu kemacetan yang tidak biasa. Di tengah kepadatan itu, sempat terjadi ketegangan perwakilan sopir dan Kapolresta Balikpapan saling beradu argumen di hadapan massa.
 
Senin (4/5/2026), enam komunitas sopir truk menggelar aksi penyampaian pendapat di kawasan tersebut. Diperkirakan 150 hingga 180 truk ikut serta, meski tidak semua pengemudi bergabung sebagian memilih tetap beroperasi seperti biasa.
 
Masalah muncul sejak awal. Sebelumnya, kepolisian telah memfasilitasi transportasi bagi peserta aksi agar tidak membawa kendaraan besar ke lokasi kesepakatan yang dibuat demi menjaga kelancaran lalu lintas. Tapi kesepakatan itu tidak sepenuhnya dipatuhi.
 
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold HY Kumontoy mengonfirmasi adanya gesekan di lapangan.
 
"Memang sempat terjadi adu argumentasi di lapangan karena mereka ingin tetap membawa armada. Padahal sebelumnya sudah kita sepakati untuk tidak menggunakan kendaraan sebagai media penyampaian pendapat," ujarnya.
 
Ketegangan mereda setelah dilakukan komunikasi intensif antara aparat dan perwakilan komunitas. Polisi kemudian menata kendaraan di sekitar lokasi untuk mengurangi dampak kemacetan.
 
Sebanyak 244 personel kepolisian diterjunkan dengan pengamanan berlapis. Aksi kemudian diarahkan ke jalur formal Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kota Balikpapan yang dijadwalkan pukul 14.00 WITA.
 
Kapolresta menegaskan, meski situasi sempat memanas, ketertiban tetap terjaga.
 
"Yang terpenting, penyampaian pendapat ini tetap berjalan dengan tertib tanpa mengganggu masyarakat luas. Kami juga memastikan jalur umum tetap bisa digunakan meskipun terjadi kepadatan," kata Jerrold.
 
Ia mengimbau seluruh peserta mematuhi arahan petugas dan tidak memberi ruang bagi pihak yang ingin memanas-manasi situasi. "Kami harapkan kegiatan ini segera selesai melalui RDP, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan kondusif," pungkasnya. (red)
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas