NusaUtaraTV, Balikpapan - Pelaksanaan Kirab Pemilu tahun 2024 di Balikpapan Kalimantan Timur, diharapkan dapat menjadi sarana integritas bangsa. Hal ini sejalan dengan tema deklarasi pemilu yang bertujuan untuk memberikan edukasi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu mendatang.
Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha mengatakan kirab pemilu ini akan dimulai dari provinsi Kalimantan Utara sampai ke Jakarta yang di mulai dari tanggal 14 Februari hingga selesai, dan Kirab Pemilu juga merupakan sarana sosialisasi KPU untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Pemilu itu sudah dimulai.
"Jadi hari ini KPU Balikpapan menerima bendera kirab dari KPU Kabupaten Paser, jadi kirab ini di mulai dari Kaltara dimulai 14 Februari hingga ke Jakarta," ucap Noor Thoha saat memberikan sambutan pada Seremoni Serah Terima Bendera Kirab Pemilu 2024 di Halaman Kantor KPU, Senin (01/5/2023).
Dalam hal ini, Noor Thoha mengajak seluruh masyarakat menyambut pemilu dengan gembira, karena ini merupakan pesta rakyat dan menentukan nasib bangsa kedepannya. Ia berharap partisipasi pemilu menigkat dan semua elemen bisa terlibat agar menghasilkan pemimpin yang berkualitas.
Noor Thoha juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen bersama untuk mendukung dan menjaga tahapan pemilu 2024. Serah terima bendera kirab pemilu 2024 diharapkan pula menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan pemilu berkualitas.
“Jadi kirab bendera pemilu ini harus di kelilingkan di seluruh Indonesia, ada 4 titik yakni Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, untuk menciptakan pemilu tahun 2024 sebagai sarana integritas bangsa, dibutuhkan peran dari semua pihak. Oleh karena itu dibutuhkan koordinasi dan kerja sama yang aktif dan efektif seluruh stakeholder,” ujar Ketua KPU Balikpapan ini.
Noor Thoha menambahkan, setelah kirab bendera pemilu ini, KPU Balikpapan akan melaksanakan kegiatan yaitu keliling ke setiap kecamatan yang ada di kota Balikpapan dan mendatangi keramaian dan akan menyampaikan informasi seputar pemilu tahun 2024 dan berbagi brosur serta souvenir, setelah itu melanjutkan perjalanan ke Surabaya via transportasi laut yang dimulai dari tanggal 6 Mei.
"Setelah kegiatan kirab ini, kami akan mengunjungi pusat keramaian dan kecamatan yang ada di kota Balikpapan untuk menyampaikan informasi tentang pemilu kepada seluruh warga," ungkap Noor Thoha.
Disinggung mengenai Maskot Pemilu 2024, yaitu Burung Jalak Bali, Noor Thoha menyatakan untuk Maskot Pemilu 2024 ini awalnya merupakan sayembara yang diadakan oleh KPU Pusat, dan Burung Jalak Bali sebagai pemenangnya.
"Maskot pemilu ini namanya SULU (Suara Pemilu) dan SURA (Suara Rakyat) yang memiliki arti Pemilu itu adalah proses dimana rakyat melimpahkan kadaulatannya melalui surat suara nya," tutup Noor Thoha. (
Rie)