NusaUtaraTV.Com || JAKARTA — Baru sehari dilantik, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung melakukan gebrakan besar dengan merombak jajaran perwira tinggi dan menengah di tubuh Polri, Jumat (2/10/2026).
Perombakan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, yang menyasar total 88 perwira tinggi dan menengah, termasuk 19 Kapolda di seluruh Indonesia.
Kapolda Metro Jaya Diganti,
Pejabat Lama Jadi Irwasum
Perubahan yang paling disorot terjadi di posisi Kapolda Metro Jaya. Irjen Pol Dadang Hartanto resmi menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang kini dipindah menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Berikut Daftar Lengkap 19 Kapolda yang Diganti:
1. Kapolda Metro Jaya — Irjen Pol Dadang Hartanto
2. Kapolda Maluku — Irjen Pol Suwondo Nainggolan
3. Kapolda Kepulauan Riau — Irjen Pol Suhendri
4. Kapolda Riau — Irjen Pol Arman Achdiat
5. Kapolda Nusa Tenggara Timur — Irjen Pol Reza Arief Dewanto
6. Kapolda Jawa Barat — Irjen Pol Hengki
7. Kapolda Banten — Brigjen Pol Hendra Kurniawan
8. Kapolda Jawa Tengah — Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan
9. Kapolda Jawa Timur — Irjen Pol Dekananto Eko Purwono
10. Kapolda Bali — Brigjen Pol Pasma Royce
11. Kapolda Sumatra Barat — Irjen Pol Jawari
12. Kapolda Sulawesi Selatan — Irjen Pol M. Awal Chairuddin
13. Kapolda Jambi — Irjen Pol Widodo
14. Kapolda Gorontalo — Irjen Pol Nurworo Danang
15. Kapolda Sumatra Utara — Brigjen Pol Sonny Irawan
16. Kapolda Sumatra Selatan — Brigjen Pol Rony Samtana
17. Kapolda Sulawesi Tengah — Irjen Pol Rizal Irawan
18. Kapolda Sulawesi Barat — Irjen Pol Totok Suharyanto
19. Kapolda DI Yogyakarta — Irjen Pol Langgeng Purnomo
Pejabat Utama Mabes Polri Juga Kena Rotasi
Rotasi besar-besaran ini tidak berhenti di level Kapolda. Sejumlah pejabat utama di Markas Besar Polri turut diganti, di antaranya Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam), Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam), Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat), hingga posisi Irwasum itu sendiri.
"
Bagian dari Dinamika Organisasi" —
Humas Polri
Menanggapi perombakan besar ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan, mutasi dan rotasi jabatan ini bukan hal luar biasa.
"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri," kata Johnny, seraya menambahkan langkah ini dilakukan untuk penyegaran sekaligus pembinaan karier personel.
Pengamat:
Langkah Lazim, Konsolidasi Bisa Berlanjut
Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menilai langkah cepat Kapolri baru ini merupakan hal yang lazim terjadi di awal masa kepemimpinan seorang Kapolri. Bambang bahkan memperkirakan perombakan serupa berpotensi kembali dilakukan dalam waktu dekat sebagai bagian dari proses konsolidasi internal Kapolri yang baru menjabat.
Perombakan besar-besaran ini menjadi sinyal awal arah kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto dalam membentuk formasi perwira tinggi yang sejalan dengan visinya memimpin institusi Polri ke depan.