https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
18 Okt 2026

Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan di Polres Jombang, Serentak di 35 Kesatuan Wilayah

noeh21
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menandatangani prasasti peresmian Ruang Desk Ketenagakerjaan Polres Jombang, Polda Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).
      
NusaUtaraTV.Com || JOMBANG, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meresmikan Desk Ketenagakerjaan Polri tingkat Polres di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Desk ini menyediakan ruang konsultasi, pengaduan, fasilitasi, dan koordinasi untuk berbagai persoalan ketenagakerjaan, sesuai kewenangan Polri dan peraturan perundang-undangan.
 
Peresmian dihadiri Pejabat Utama Mabes Polri, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, serta perwakilan serikat pekerja/buruh.
 
Dalam kesempatan itu, Kapolri menyerahkan 1.000 paket sembako untuk pekerja. Ia juga meninjau bakti kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan mata, laboratorium dasar, tekanan darah, rekam jantung (EKG), dan THT, serta pemberian obat bagi pekerja yang membutuhkan.
 
Suyudi menegaskan, perluasan Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat wilayah adalah wujud komitmen Polri melayani dan mengawal hak-hak pekerja.
 
"Hari ini kita baru saja meresmikan Desk Ketenagakerjaan tingkat kewilayahan. Layanan ini diluncurkan secara serentak pada 35 kesatuan kewilayahan di bawah naungan 14 Polda," ujar Kapolri.
 
Desk tersebut diharapkan menjadi kanal bagi pekerja untuk berkonsultasi, menyampaikan pengaduan dan aspirasi, serta mendapat fasilitasi dan koordinasi dengan instansi terkait. Bila dalam suatu perkara ditemukan dugaan tindak pidana yang menjadi kewenangan kepolisian, desk dapat menindaklanjutinya.
 
"Ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan keadilan bagi para pekerja. Kami ingin memastikan hak-hak mereka terlindungi dengan baik," tegasnya.

 
Ribuan pekerja difasilitasi
 
Kapolri mengungkapkan, sejak 2025 hingga Oktober 2026 Polri telah memfasilitasi 10.973 pekerja untuk kembali mendapatkan mata pencaharian. Hak finansial pekerja yang sebelumnya tertahan juga difasilitasi hingga senilai Rp70,28 miliar. Menurutnya, capaian itu lahir dari kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan organisasi pekerja/buruh.
 
Sinergi itu perlu terus diperkuat agar perlindungan pekerja berjalan beriringan dengan keberlangsungan usaha dan hubungan industrial yang harmonis.
 
"Kami terus bersinergi agar perlindungan buruh dan keberlanjutan bisnis tetap seimbang. Harapan kami, Desk Ketenagakerjaan di Polres Jombang serta Polres lainnya dapat menjadi pilot project bagi pengembangan layanan serupa di seluruh pelosok Tanah Air," imbuhnya.
 
Andi Gani Nena Wea menyampaikan apresiasi atas langkah Kapolri.
 
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolri. Hanya dalam waktu delapan hari, beliau langsung mengeksekusi langkah konkret ini hingga Desk Ketenagakerjaan resmi beroperasi hari ini," ungkapnya.
 
Menurut Andi Gani, desk ini mempercepat fasilitasi dan koordinasi penanganan persoalan pekerja, termasuk masalah lama yang akhirnya menemukan titik terang lewat koordinasi Polri dan para pemangku kepentingan.
 
"Dengan adanya pos pelayanan di tingkat Polres, ruang bagi buruh untuk mengadu menjadi lebih terbuka lebar, terutama ketika hak-hak konstitusional mereka dirampas atau tidak dipenuhi sesuai regulasi yang berlaku," kata Andi Gani.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas