NusaUtaraTV.Com, BINTUNI - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E., M.H., secara resmi membuka Youth Camp PELPRAP Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Se-Papua Barat Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Bintuni, Selasa (30/6/2026). Pembukaan berlangsung dengan suasana sukacita, semangat, dan pujian kepada Tuhan mewarnai kegiatan yang mengusung tema "Be Ready! Ini Aku, Utuslah Aku" tersebut. Youth Camp akan berlangsung selama empat hari.
Pembukaan dihadiri Ketua Majelis Daerah GPdI Papua Barat beserta jajaran Komisi Daerah PELPRAP GPdI Papua Barat, Ketua dan jajaran Majelis Wilayah GPdI Papua Barat, para hamba Tuhan, pendeta, gembala sidang, pembina dan pendamping kontingen GPdI se-Papua Barat, perwakilan anggota DPRK Teluk Bintuni, unsur Forkopimda, para pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, dan tokoh adat.
Ketua Panitia, Dr. Daniel Dudung, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa Youth Camp PELPRAP GPdI merupakan agenda dua tahunan Komisi Daerah PELPRAP GPdI Papua Barat, dan tahun ini Kabupaten Teluk Bintuni dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan antar pemuda dan remaja GPdI, membentuk karakter, meningkatkan kepemimpinan rohani, memperluas wawasan manajerial dan digital, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.
"Selama pelaksanaan Youth Camp, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya seminar rohani dan kepemimpinan, pelatihan manajerial, lomba keterampilan rohani dan keterampilan alam, Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), serta pemeriksaan kesehatan yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni," ujar Daniel.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang memberikan dukungan anggaran sebesar Rp1 miliar, Pemerintah Provinsi Papua Barat, para peserta dan pendamping, serta berbagai unsur organisasi gereja yang turut berkontribusi.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Pusat GPdI, Dr. Jhonny W. Weol, M.M., M.Th., mengajak seluruh peserta menjadikan tema "Be Ready" sebagai semangat mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkarakter, bertumbuh secara rohani, memiliki mental kuat, serta wawasan kebangsaan yang baik.
Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui kegiatan seperti Youth Camp sangat penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi kaum muda saat ini. Ia berharap seluruh peserta sepulang dari kegiatan ini dapat menjadi pribadi yang lebih rajin, semakin aktif melayani di gereja, serta membawa pengaruh positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
"Saya turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni atas dukungan nyata terhadap penyelenggaraan Youth Camp," ujar Jhonny, seraya menyebut komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan generasi muda sebagai investasi penting bagi masa depan gereja dan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Yohanis Manibuy menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta di Tanah Sisar Matiti. Ia menyebut kepercayaan menjadikan Kabupaten Teluk Bintuni sebagai tuan rumah sebagai kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat.
Yohanis menegaskan bahwa tema "Be Ready! Ini Aku, Utuslah Aku" menjadi panggilan bagi generasi muda Kristen untuk menjadi pribadi berkarakter Kristus, berintegritas, disiplin, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap kokoh berpegang pada nilai-nilai Firman Tuhan.
Ia mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan iman, peningkatan kapasitas kepemimpinan, kreativitas, serta memperluas wawasan kebangsaan melalui berbagai seminar dan pembinaan yang menghadirkan narasumber dari berbagai instansi.
"Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni mendukung penuh kegiatan peningkatan sumber daya manusia seperti Youth Camp ini. Ketika gereja menghasilkan generasi yang takut akan Tuhan, maka sesungguhnya gereja sedang membangun masa depan daerah dan bangsa," ujar Yohanis.
Ia turut mengajak seluruh peserta menjadikan semangat "Be Ready" sebagai komitmen untuk siap melayani Tuhan dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah sesuai talenta dan panggilan masing-masing, dalam mewujudkan Teluk Bintuni yang SERASI menuju Papua Barat yang Aman, Damai, Mandiri, dan Bermartabat.
Melalui penyelenggaraan Youth Camp PELPRAP GPdI Se-Papua Barat Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap lahir generasi muda Kristen yang beriman, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi agen perubahan bagi gereja, masyarakat, daerah, dan bangsa.