https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
01 Jul 2026 | Dilihat: 1113 Kali

Kapolda Kaltim: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Polri Presisi dan Kawal Pembangunan IKN

noeh21
      
NusaUtaraTV.Com, Balikpapan, – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kalimantan Timur menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat profesionalisme, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mengawal berbagai program strategis nasional, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
 
Hal itu disampaikan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Halaman BSCC Dome Balikpapan, Rabu (1/7/2026).
 
Upacara dihadiri Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, unsur Forkopimda Provinsi Kaltim, pejabat TNI-Polri, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
 
Dalam amanatnya, Endar menegaskan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi saat yang tepat bagi seluruh personel Polri untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
 
"Hari Bhayangkara bukan hanya sekadar perayaan atau seremonial ulang tahun semata. Kita harus menjadikannya sebagai momentum untuk refleksi dan evaluasi terhadap kinerja serta pengabdian seluruh jajaran kepada masyarakat, bangsa, dan negara," kata Endar membacakan amanat Kapolri.
 
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri atas dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.
 
"Saya menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80 dan rasa bangga yang mendalam kepada seluruh keluarga besar Polri di mana pun saudara bertugas. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan tanpa lelah dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polda Kalimantan Timur," ujarnya.

 
Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", Kapolri melalui amanat yang dibacakan Kapolda Kaltim menegaskan bahwa seluruh anggota Polri harus menghadirkan pelayanan yang responsif, profesional, tegas, dan humanis sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
 
Menurut Endar, tantangan keamanan saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan geopolitik global, ancaman siber, kejahatan transnasional hingga ketidakpastian ekonomi. Karena itu, Polri dituntut tidak lagi bekerja secara reaktif, melainkan mengedepankan langkah-langkah prediktif dan adaptif.
 
"Kita wajib memperkuat keamanan siber dan kesiapsiagaan wilayah. Kalimantan Timur saat ini menjadi pusat perhatian nasional maupun internasional sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara," katanya.
 
Selain menjaga keamanan dan penegakan hukum, Polri juga diminta mengawal berbagai agenda strategis pemerintah. Di Kalimantan Timur, pengamanan difokuskan pada pembangunan IKN, proyek strategis nasional, kawasan industri, hilirisasi sumber daya alam, hingga program ketahanan pangan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Endar juga menyampaikan lima arahan utama Kapolri kepada seluruh jajaran, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme berbasis teknologi informasi, memperkuat kualitas sumber daya manusia di era digital, meningkatkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi organisasi, serta membangun legitimasi melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan berintegritas.
 
"Kita harus membangun budaya integritas, responsif terhadap setiap keluhan masyarakat, terbuka terhadap kritik, serta memosisikan diri sebagai pelayan masyarakat yang humanis," tegasnya.
 
Menutup amanatnya, Kapolda Kaltim mengajak seluruh personel untuk terus menjaga kehormatan institusi Polri, meningkatkan kapasitas diri melalui inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan zaman, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
 
"Terus jaga kekompakan dan solidaritas. Perkuat sinergi dan kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat agar mampu memberikan dukungan maksimal terhadap pembangunan di Kalimantan Timur," tutup Endar.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas