https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
30 Okt 2026

PT KKT Bagikan Masker dan Vitamin untuk Stakeholder Terminal, Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla

noeh21
Petugas PT KKT membagikan masker kepada sopir truk yang melintas di kawasan terminal sebagai antisipasi dampak kabut asap karhutla, Balikpapan. (Foto: Istimewa)
      
NusaUtaraTV.Com || Balikpapan – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) membagikan masker dan vitamin kepada para pemangku kepentingan yang beraktivitas di kawasan terminal. Langkah ini untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
 
Selain masker, perusahaan menyediakan vitamin C dan D untuk membantu menjaga kondisi kesehatan para penerima. Kegiatan ini disebut sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan pekerja, pengguna jasa, dan stakeholder yang setiap hari beraktivitas di lingkungan terminal.
 
Direktur Utama PT KKT, Kalbar Yanto, mengatakan kesehatan dan keselamatan menjadi perhatian perusahaan di tengah kondisi udara yang berpotensi terdampak kabut asap.
 
"Bagi kami, menjaga kelancaran operasional tidak terlepas dari perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan orang-orang yang beraktivitas di lingkungan terminal. Melalui pembagian masker dan vitamin ini, kami ingin mengambil langkah nyata untuk membantu stakeholder mengantisipasi dampak kabut asap," kata Kalbar Yanto.
 
Masker Sederhana, Kewaspadaan Tetap Perlu
 
Menurut Kalbar, masker adalah salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan partikel di udara. Namun, perlindungan dari dampak kabut asap tetap butuh kewaspadaan dan langkah kesehatan lain. Ia mengajak seluruh stakeholder memantau kondisi lingkungan dan mengikuti imbauan instansi berwenang bila kualitas udara menurun.

 
"Penanganan dampak karhutla membutuhkan kesadaran dan peran bersama. Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan," ujarnya.
 
Bantuan untuk BPBD Balikpapan
 
Selain di lingkungan terminal, PT KKT juga menyerahkan bantuan masker kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan. Bantuan ini diharapkan membantu kebutuhan perlindungan masyarakat maupun petugas di lapangan saat menghadapi potensi dampak kabut asap.
 
Kalbar menilai sinergi dengan pemerintah dan instansi terkait penting agar penanganan dampak karhutla lebih luas. "Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan seluruh stakeholder sangat penting agar langkah antisipasi dapat berjalan dengan baik," katanya.
 
PT KKT mengimbau stakeholder di kawasan terminal tetap memperhatikan kesehatan dan memakai masker sesuai tingkat risiko paparan. Kelompok rentan diminta lebih berhati-hati dan segera mengikuti arahan instansi berwenang bila kondisi udara memburuk.
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas