https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
11 Ags 2026 | Dilihat: 1116 Kali

350 Personel Gabungan Siaga, Polda Kaltim Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

noeh21
      
NusaUtaraTV.Com, BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan M. Jasin Satbrimob Polda Kaltim, Selasa (11/8/2026).
 
Apel dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., perwakilan Otorita IKN Lazuardi Nasution, S.T., M.Si., Kepala BPBD Buyung Dodi Gunawan, S.STP., M.Si., para pejabat utama Polda Kaltim, serta sejumlah stakeholder terkait.
 
Kegiatan ini melibatkan 350 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Satbrimob, Dit Samapta, Ditpolair, Ditreskrimsus, Basarnas, BPBD, dan relawan bencana. Apel tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergitas lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kalimantan Timur.
 
Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., menekankan pentingnya kesiapsiagaan, pencegahan, dan deteksi dini dalam menghadapi Karhutla.

 
"Kesiapsiagaan bukan hanya tentang jumlah personel dan peralatan, tetapi bagaimana seluruh unsur dapat bergerak secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi ketika terjadi bencana. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, stakeholder, relawan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi Karhutla," ujar Wakapolda Kaltim.
 
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga respons cepat apabila terjadi kebakaran.
 
"Prinsip kita jelas, mencegah lebih baik daripada memadamkan. Jangan menunggu api membesar untuk kemudian bergerak. Deteksi dini, respons cepat, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci mencegah Karhutla meluas. Penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi dan partisipasi masyarakat, kita dapat menjaga Kalimantan Timur tetap aman, sehat, dan terlindungi dari ancaman Karhutla," tegas Kombes Pol Tedy Sopandi.
 
Polda Kaltim juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi terjadinya kebakaran.
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas