https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
17 Jul 2026 | Dilihat: 1113 Kali

Kapal Terbalik Dihantam Gelombang di Muara Manggar, Satu Nelayan Balikpapan Masih Dalam Pencarian

noeh21
      
NusaUtaraTV.Com, BALIKPAPAN – Tim SAR Gabungan hingga kini masih melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang setelah kapal yang ditumpanginya terbalik di perairan Muara Manggar, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (16/7/2026) malam.
 
Korban yang masih dalam pencarian bernama Alan. Sementara tiga penumpang lain yang berada satu kapal dengannya, yakni Ruding, Sofian, dan Sukri, berhasil menyelamatkan diri.
 
Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, insiden terjadi sekitar pukul 19.40 WITA saat kapal yang membawa empat nelayan itu hendak memasuki Muara Manggar. Kapal sempat kandas sebelum akhirnya dihantam gelombang besar hingga terbalik.
 
Laporan kecelakaan itu diterima Basarnas Balikpapan pukul 20.35 WITA. Tim rescue kemudian diberangkatkan ke lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 21.25 WITA untuk berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan sekaligus memulai operasi pencarian.
 
Pencarian sempat berlangsung hingga pukul 00.30 WITA, namun korban belum ditemukan. Tim pun melakukan evaluasi dan memutuskan melanjutkan operasi pada hari berikutnya dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
 
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan tim akan terus mengupayakan pencarian secara maksimal dengan tetap mengedepankan keselamatan personel.
 
"Kami akan terus mengupayakan pencarian secara maksimal. Namun mengingat jarak pandang pada malam hari sangat terbatas, pelaksanaan operasi SAR akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan agar tetap mengutamakan keselamatan personel," kata Endrow dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2026).
 
Menurut Endrow, operasi hari kedua difokuskan pada penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta area yang diperkirakan menjadi titik hanyut korban berdasarkan kondisi arus dan cuaca.
 
Ia turut mengingatkan masyarakat, khususnya para nelayan, agar lebih waspada saat beraktivitas di laut mengingat cuaca di perairan Kalimantan Timur masih berpotensi memburuk.
 
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut. Saat ini angin dan gelombang masih cukup tinggi sehingga berpotensi membahayakan aktivitas di perairan," ujarnya.
 
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Satbrimob Polda Kalimantan Timur, Balawisata Dispora Kota Balikpapan, Babinsa Manggar, Bhabinkamtibmas Manggar, nelayan setempat, serta keluarga korban.
 
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan sejumlah peralatan seperti Rescue Car Type II, Rubber Boat, Rigid Buoyancy Boat (RBB), peralatan SAR air, peralatan selam, perangkat komunikasi, hingga peralatan medis guna mendukung proses pencarian korban.
 
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap Alan dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas