https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
14 Okt 2026

Hari Pertama PJJ Balikpapan Berjalan Lancar, Kadisdikbud Cek Tujuh Sekolah: Siswa Tetap Berseragam Lengkap dari Rumah

noeh21
Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik meninjau pelaksanaan PJJ hari pertama di SMP Negeri 1 Balikpapan, Rabu (14/10/2026).
      
NusaUtaraTV.Com || BALIKPAPAN: Hari pertama pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Balikpapan, Rabu (14/10/2026), berjalan tanpa kendala teknis berarti. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufik turun langsung memantau sekolah di tengah kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap.
 
Tujuh Sekolah Dipantau
 
Irfan meninjau sejumlah sekolah, di antaranya SMP Negeri 1, SMP Negeri 7, SMP Negeri 14, SMP Negeri 24, dan SD Negeri 15. Di SMP Negeri 1, ia didampingi Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali.
 
"Ada tujuh sekolah saya kunjungi dari pagi, semua berjalan dengan baik, tidak ada kendala teknis," kata Irfan.
 
Selama PJJ, guru tetap mengajar dari sekolah, sementara siswa belajar dari rumah. Siswa tetap diminta memakai seragam lengkap seperti saat tatap muka.
 
Langkah Proteksi
 
Menurut Irfan, PJJ merupakan langkah perlindungan bagi anak-anak sesuai surat edaran wali kota.
 
"Ini adalah langkah proteksi pemerintah kota untuk menjaga kesehatan anak-anak kita karena kondisi udara saat ini sudah dalam kondisi tidak sehat," ujarnya.

 
Data Udara
 
Data UPTD Labkesda Balikpapan mencatat ISPU Stasiun Balikpapan Baru pada 12 Oktober 2026 pukul 11.00 Wita mencapai 113 (tidak sehat), dengan PM2,5 sebagai parameter dominan. Di AQMS Sepinggan pada pagi hari yang sama, ISPU 101, PM2,5 108 µg/m³, dan PM10 146 µg/m³.
 
PJJ berlaku 14-16 Oktober 2026 berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 100.3.4.3/2590/E/SETDA yang ditetapkan 12 Oktober 2026.
 
Belum Ada Kepastian Diperpanjang
 
Disdikbud akan melihat perkembangan udara selama tiga hari sebelum memutuskan.
 
"Kita lihat perkembangannya selama tiga hari ini seperti apa. Mudah-mudahan terus menurun dan kita bisa kembali menjalankan pembelajaran tatap muka langsung," kata Irfan.
 
Disdikbud juga berkoordinasi soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama PJJ. Koordinasi lanjutan dilakukan menjelang siswa kembali ke sekolah.
 
1.236 Siswa SMP Negeri 1
 
Kepala SMP Negeri 1 Untung Wahyudi menyebut 1.236 siswa sekolahnya belajar dari rumah. Pengalaman PJJ saat pandemi Covid-19 membantu adaptasi guru dan sekolah.
 
"Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada kendala. Begitu ada edaran dari wali kota, kami langsung menyampaikan informasi kepada siswa agar diteruskan kepada orang tua. Orang tua juga diminta membantu mengawasi anak-anak selama belajar dari rumah," kata Untung.
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas