https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
06 Mar 2026 | Dilihat: 1263 Kali

Isu Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran BBM, Wali Kota Balikpapan Minta Warga Tak Panik

noeh21
Rahmad Mas?ud, Wali Kota Balikpapan
      
Nustar TV nusautaratv.com, BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud meminta masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan terhadap bahan bakar minyak (BBM) maupun kebutuhan pokok di tengah beredarnya isu kelangkaan energi akibat konflik di Timur Tengah.
 
Imbauan tersebut disampaikan menyusul munculnya kekhawatiran publik terkait potensi gangguan distribusi minyak dunia, terutama jika jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz terdampak situasi geopolitik di kawasan tersebut.
 
Rahmad menegaskan masyarakat tidak perlu bereaksi berlebihan terhadap informasi yang beredar. 
 
Pemerintah, sebutnya, terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga.
 
"Jangan panic buying. Baik untuk BBM maupun sembako. Jangan panik, pemerintah insya Allah mengurus," kata Rahmad saat diwawancara, Jumat (6/3/2026).
 
Ia menjelaskan perilaku pembelian secara berlebihan justru dapat memicu gangguan distribusi di lapangan. Stok yang sebenarnya cukup untuk kebutuhan dalam jangka waktu tertentu bisa cepat habis jika masyarakat membeli dalam jumlah besar sekaligus.
 
"Kalau panik, yang jatahnya satu bulan bisa jadi habis dalam seminggu," ujarnya.
 
Rahmad juga menyampaikan bahwa Pertamina telah memastikan ketersediaan BBM di wilayah Balikpapan dan sekitarnya dalam kondisi aman. Karena itu masyarakat diminta tetap tenang dan membeli kebutuhan secara wajar.
 
"Pertamina sudah memastikan stok aman. Jadi yang penting satu, jangan panik," ungkapnya.
 
Rahmad mengungkapkan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan distribusi BBM maupun kebutuhan pokok di berbagai titik, termasuk di SPBU dan pasar tradisional.
 
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi gangguan distribusi yang dapat memicu kelangkaan di masyarakat.
 
Menurutnya, stabilitas pasokan sangat dipengaruhi oleh pola konsumsi masyarakat. Karena itu warga diharapkan dapat berbelanja secara bijak agar distribusi tetap berjalan normal.
 
"Kami terus memantau kondisi di lapangan. Harapan kami masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan saja," tutur Rahmad.
 
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan dampak situasi global terhadap pasokan energi dan kebutuhan pokok di daerah.
 
Dengan pemantauan ini, pihaknya berharap ketersediaan pasokan tetap stabil sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas