https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
02 Ags 2026 | Dilihat: 1116 Kali

Resmikan Asrama Pelajar SMAK Asmat, Gubernur Apolo Tekankan Pendidikan Karakter

noeh21
      
NusaUtaraTV.Com, MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi peserta didik masa kini. Penekanan itu disampaikannya sebelum meresmikan asrama pelajar dan laboratorium komputer SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat, Sabtu (1/8/2026).
 
Apolo menjelaskan bahwa tujuan pendidikan di seluruh negara di dunia, penyelenggara pendidikan di semua satuan pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi umumnya ada dua tujuan.
 
Pertama, penyelenggaraan pendidikan untuk memberikan ilmu, pengetahuan dan teknologi kepada peserta didik, disebut aspek pengetahuan atau knowledge education. Kedua, penyelenggaraan pendidikan untuk memberikan keterampilan atau skill kepada peserta didik, biasanya disebut pendidikan keterampilan/skill education.
 
Menurut dia, ilmu, pengetahuan dan teknologi serta keterampilan disebut kompetensi, semua lembaga pendidikan di dunia terus mengejar kompetensi.
 
Tetapi, lanjut dia, dahulu pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga keagamaan menempatkan ilmu, pengetahuan dan teknologi di urutan kedua. Sedangkan pendidikan keterampilan atau skill ditempatkan di urutan ketiga. Tujuan utama pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga keagamaan yaitu mendidik anak agar berlaku jujur.
 
"Bagaimana supaya anak-anak didik untuk berlaku adil, menjadi orang yang disiplin, menghargai dan menghormati orang lain, disebut pendidikan nilai atau value education," kata dia.
 
Ia mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 disebut pendidikan budi pekerti atau pendidikan karakter.
 
Lebih lanjut dia menyatakan, pendidikan nasional disebutkan bahwa tujuan pembangunan pendidikan untuk menghasilkan manusia Indonesia yang utuh.
 
"Manusia yang utuh harus memiliki tiga unsur yakni budi pekerti, ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan dan skill. Jika salah satu di antaranya tidak dimiliki maka bukan manusia yang utuh," kata dia.
 
Apolo mencontohkan, anak didik itu pintar, ilmu, pengetahuan dan teknologi serta keterampilan, kompetensinya tinggi, tetapi tidak jujur, tidak adil, tidak disiplin.
 
Ia menegaskan, pendidikan berpola asrama sejalan dengan tujuan pembangunan nasional untuk mencetak manusia Indonesia yang utuh. Menurutnya, rekam jejak kepemimpinan sepanjang sejarah peradaban manusia tidak semata dinilai dari kecerdasan, melainkan dari integritas dan karakter yang dimiliki.
 
Ia berharap keberadaan asrama tersebut menjadi wadah pembentukan budi pekerti bagi para siswa. Selain memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan di bangku sekolah, para siswa juga diharapkan mendapatkan pendidikan nilai selama tinggal di asrama.
 
Peresmian asrama pelajar dan laboratorium komputer SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat itu merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Apolo Safanpo di Kabupaten Asmat pada hari yang sama. Selain meresmikan asrama, Apolo bersama Forkopimda Provinsi Papua Selatan juga menghadiri peresmian rumah adat Jew di Kampung Syuru, Distrik Agats.
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas