https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
29 Jun 2026 | Dilihat: 1112 Kali

Truk Besi Tua Terguling Dini Hari di Gunung Bakaran, Dua Toko Safety Hancur Ditimpa Muatan

noeh21
Kondisi truk Hino bermuatan besi tua yang terguling di Jalan Marsma R. Iswahyudi, kawasan Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026).
      
NusaUtaraTV.Com, BALIKPAPAN - Sebuah truk Hino bermuatan besi tua terguling di Jalan Marsma R. Iswahyudi, kawasan Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026) dini hari. Kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu mengakibatkan muatan besi menghantam dua bangunan toko safety hingga rusak di bagian depan.
 
Truk bernomor polisi B-9202-FYW dikemudikan Didik Ari Setiawan (32), warga Kabupaten Kediri. Kendaraan melaju dari arah Bandara menuju Stal Kuda ketika kehilangan kendali saat melewati tikungan ke kiri di dekat Tempat Makam Pahlawan (TMP) dalam kondisi hujan.
 
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan, Kompol Muhammad Dahlan Jauhari, menyebut pengereman yang terkunci menjadi pemicu utama kecelakaan.
 
"Dikarenakan pengereman yang terkunci mengakibatkan kendaraan R-6 tersebut kehilangan kendali ke kiri jalan, sehingga terjadi laka lantas," jelas Jauhari.

 
Selain faktor teknis, polisi juga menduga kelalaian pengemudi turut menjadi penyebab.
 
"Pengemudi kurang berkonsentrasi dalam mengemudikan kendaraannya," tambahnya.
 
Pemilik salah satu toko terdampak, Adi, mengaku terbangun karena suara benturan keras.
 
"Saya tidak tahu, cuma saya dengar suara saja. Tiba-tiba saya keluar, sudah terjadi seperti ini," kata Adi.
 
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dari pihak toko. Namun dua toko safety yang bersebelahan mengalami kerusakan akibat tertimpa muatan besi.
 
"Ada dua toko safety yang terdampak karena letaknya bersebelahan," ucapnya.

 
Soal ganti rugi, Adi menyebut pengemudi sudah menemui pihaknya, namun kesepakatan masih menunggu pertemuan dengan perusahaan pemilik kendaraan.
 
"Untuk kerugiannya belum diketahui. Sudah ada yang menemui kami, driver-nya, tapi untuk ganti rugi belum tahu karena belum ada pertemuan dengan pihak atasannya," tuturnya.
 
Proses evakuasi berlangsung sejak pagi. Material besi yang berserakan dipindahkan ke kendaraan lain, sementara arus lalu lintas diberlakukan sistem satu jalur. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Polisi memperkirakan kerugian material sekitar Rp2 juta dan masih melakukan penyelidikan dengan mengolah TKP serta memeriksa sejumlah saksi.
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas