Nustar TV
nusautaratv.com, Balikpapan - Pelaksanaan program pendidikan tahun anggaran 2026 di Balikpapan mulai menunjukkan perkembangan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan mencatat progres fisik kegiatan saat ini telah mencapai sekitar 16 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan, Irfan Taufik, menyebut capaian tersebut berasal dari sejumlah kegiatan yang sudah memasuki tahap pelaksanaan, termasuk proyek pembangunan fasilitas pendidikan.
“Kami sudah sampaikan saat ini progres fisik kami sudah di angka kurang lebih 16 sekian persen,” ujarnya.
Menurut Irfan, capaian awal tahun menjadi indikator bahwa sejumlah program telah bergerak sesuai rencana kerja.
Ia menegaskan pemerintah kota berupaya menjaga ritme pelaksanaan agar tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran, yang kerap berdampak pada keterlambatan pekerjaan.
Sejumlah proyek besar yang sedang berjalan antara lain pembangunan sekolah baru di Grand City serta persiapan proyek pendidikan lain yang masuk tahap perencanaan lanjutan.
Selain pembangunan fisik, dinas juga menyiapkan agenda nonfisik seperti penerimaan murid baru, penguatan layanan sekolah, dan kebutuhan operasional pendidikan.
Irfan mengatakan sektor pendidikan membutuhkan pengelolaan waktu yang ketat karena banyak program saling berkaitan. Jika satu tahapan terlambat, maka agenda lain bisa ikut terdampak.
Sebab itu, dinas terus melakukan pemantauan terhadap proses administrasi, tender, hingga pelaksanaan lapangan.
Ia berharap realisasi program terus meningkat pada semester berikutnya sehingga target pembangunan pendidikan 2026 dapat tercapai optimal.
Pemerintah kota menilai keberhasilan sektor pendidikan tidak hanya diukur dari bangunan baru, tetapi juga kelancaran layanan kepada siswa dan sekolah.
Dengan progres awal 16 persen, Disdik optimistis sejumlah agenda strategis tahun ini dapat berjalan sesuai jadwal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Balikpapan.