https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
29 Apr 2026 | Dilihat: 1105 Kali

Balikpapan Mulai Buka Peta SPMB 2026, Jalur Domisili Bakal Disesuaikan Pemekaran RT

noeh21
      
NustarTV nusautaratv.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan mulai menyiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 lebih dini. Salah satu fokus utama tahun ini adalah penyesuaian jalur domisili akibat pemekaran sejumlah RT yang terjadi di beberapa wilayah kota.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan petunjuk teknis penerimaan siswa baru pada dasarnya telah rampung. 
 
Saat ini pemerintah tinggal menyiapkan tahap sosialisasi kepada sekolah dan masyarakat.
 
Menurutnya, perubahan terbesar tahun ini bukan pada jalur seleksi, melainkan penyesuaian wilayah domisili yang mengikuti perkembangan administrasi kependudukan.
 
“Yang biasa berubah itu jalur domisili karena ada pemekaran RT dan lain-lain,” ujarnya.
 
Ia menjelaskan, penyesuaian itu penting agar pemetaan wilayah penerimaan siswa tetap akurat dan tidak menimbulkan tumpang tindih alamat saat pendaftaran dibuka.
 
Disdik menargetkan sosialisasi dimulai awal Mei. Sekolah diminta menyiapkan operator dan layanan informasi agar orang tua siswa memahami alur pendaftaran sejak awal.
 
SPMB menjadi salah satu agenda tahunan yang selalu mendapat perhatian warga Balikpapan. Tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri membuat proses penerimaan kerap berlangsung ketat, khususnya pada jenjang SMP di kawasan padat penduduk.
 
Sebab itu, Irfan menegaskan seluruh tahapan telah disusun melalui jadwal kerja yang matang agar pelaksanaan berjalan lancar.
 
Ia menyebut pemerintah ingin memastikan warga tidak lagi kesulitan mengakses informasi, memahami jalur masuk, maupun menghadapi persoalan teknis saat pendaftaran daring berlangsung.
 
Selain jalur domisili, jalur penerimaan lain disebut masih menggunakan skema yang relatif sama seperti tahun sebelumnya.
 
Disdik berharap persiapan lebih awal dapat memberi kepastian bagi orang tua dan calon siswa yang akan melanjutkan pendidikan.
 
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, ungkap Irfan, SPMB 2026 diharapkan menjadi momentum perbaikan layanan pendidikan yang lebih tertib, terbuka, dan mudah diakses masyarakat.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas