NusaUtaraTV, Mahakam Ulu, 24 November 2024 – Distribusi kotak suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, berjalan dengan penuh semangat meski diwarnai tantangan alam yang tidak mudah. Personel Polres Mahakam Ulu, di bawah pimpinan Kapolres AKBP Anthony Rybok, S.E., memastikan seluruh logistik pemilu tiba dengan aman di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di kawasan perbatasan RI-Malaysia.
Distribusi dimulai dari Kantor Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kampung Tiong Ohang, tepat pada pukul 11.00 WITA. Logistik pemilu, termasuk kotak suara, diangkut menggunakan long boat bermesin tunggal dan perahu kecil (ces/ketinting). Mengingat kondisi Sungai Mahakam yang sedang pasang serta arus yang cukup deras, setiap kotak suara dilengkapi dengan pelampung darurat berupa jerigen untuk mengantisipasi risiko kecelakaan selama perjalanan.
Kapolres AKBP Anthony Rybok, S.E., menyatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan logistik pemilu di tengah kondisi geografis yang sulit. “Kami memahami pentingnya pemilu yang jujur dan adil di setiap wilayah, termasuk di daerah terpencil seperti Long Apari. Karena itu, kami mengambil langkah ekstra untuk memastikan kotak suara tiba dengan selamat, meskipun harus melalui medan yang berat,” ujarnya.
Proses distribusi ini tidak hanya melibatkan aparat keamanan, tetapi juga partisipasi aktif dari masyarakat setempat yang bergotong-royong membantu pelaksanaan. Kehadiran pemilu di daerah perbatasan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat demokrasi hingga ke pelosok negeri.
Dengan transportasi sungai sebagai satu-satunya jalur penghubung ke TPS-TPS di kawasan perbatasan, perjalanan ini menuntut ketelitian dan kewaspadaan tinggi. Namun, berkat kerja sama yang solid antara penyelenggara pemilu dan aparat keamanan, pendistribusian kotak suara berhasil dilaksanakan tanpa hambatan berarti.
Masyarakat di Kecamatan Long Apari kini bersiap untuk memberikan hak suaranya demi menentukan masa depan kepemimpinan di daerah mereka. Semangat dan pengorbanan yang ditunjukkan semua pihak dalam proses ini menjadi cerminan tekad bersama untuk menjaga keutuhan demokrasi di wilayah perbatasan.