https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
13 Apr 2025 | Dilihat: 259 Kali

Debt Collector Nekat di Markas Kodam Brawijaya: Aksi Viral, Minta Maaf, dan Janji Tidak Mengulangi

noeh21
      
Nustar TV nusautaratv.com, Surabaya - Empat debt collector melakukan aksi nekat dengan merampas mobil di Markas Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur. Mereka bahkan mengklaim memiliki backing dari seorang oknum perwira TNI bernama Mayor Cpm Juni. Aksi ini viral di media sosial dan menimbulkan kehebohan.
 
Kronologi Aksi Debt Collector
 
- Aksi Perampasan: Debt collector tersebut mencoba menarik satu unit mobil Suzuki Ertiga di Markas Kodam V/Brawijaya pada Selasa, 8 April 2025.
- Viral di Media Sosial: Aksi mereka terekam dan viral di media sosial, memicu reaksi keras dari publik.
- Permintaan Maaf: Setelah aksinya viral, empat debt collector tersebut meminta maaf atas aksi premanisme yang mereka lakukan pada Sabtu, 12 April 2025.

Permintaan Maaf dan Klarifikasi
 
Dalam video permohonan maaf yang dibagikan oleh Penerangan Kodam (Pendam) V/Brawijaya, salah satu debt collector, Stefanus Pale, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada Mayor Cpm Juni dan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa informasi tentang koordinasi dengan Mayor Cpm Juni adalah tidak benar.
 
Tanggapan dari Kodam Brawijaya
 
Kapendam Brawijaya, Kolonel (Kav) Donan Wahyu Sejati, membenarkan bahwa Mayor Cpm Juni berdinas di Kodam Brawijaya, tetapi tidak terlibat dalam aksi debt collector tersebut. Wahyu juga menyatakan bahwa Stefanus Pale berbohong tentang koordinasi dengan Mayor Cpm Juni.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas