Nustar TV
nusautaratv.
com, Balikpapan - Rangkaian persiapan menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Balikpapan diawali dengan ritual pencucian patung dewa-dewi di Kelenteng Guang De Miao (Setya Dharma), Jalan Bukit Niaga, Klandasan Ilir, Rabu (11/2/2026).
Tradisi tahunan ini dilakukan untuk membersihkan altar dan seluruh area kelenteng sebelum memasuki tahun yang baru.
Pengurus kelenteng memandikan patung-patung dewa yang berada di ruang utama maupun lantai atas bangunan. Meja persembahyangan, tempat dupa, serta ornamen ibadah turut dibersihkan agar siap digunakan selama rangkaian perayaan Imlek.
Ketua Kelenteng Setya Dharma/Guang De Miao Balikpapan, Wiliam Chandra, mengatakan ritual tersebut merupakan bagian dari persiapan rutin yang selalu dilakukan setiap tahun.
"Setiap menjelang Imlek kami membersihkan kelenteng, mulai dari patung dewa-dewi sampai altar persembahyangan," ujarnya.
"Kegiatan ini sudah menjadi tradisi dan tanggung jawab pengurus kelenteng," tandas William.
Wiliam menyampaikan, pengurus kelenteng berupaya memastikan seluruh area ibadah dalam kondisi bersih dan tertata guna menyambut umat yang akan datang bersembahyang selama perayaan Imlek.
Ia menjelaskan, di bagian bawah kelenteng terdapat 14 patung dewa-dewi, sementara di lantai atas jumlahnya lebih banyak. Seluruh patung dibersihkan secara bergiliran oleh para pengurus tanpa melibatkan umat umum.
Ritual pembersihan biasanya dilakukan sekitar sepekan sebelum Imlek, yakni antara tanggal 11 hingga 17 dalam kalender Tionghoa. Tradisi serupa juga dilakukan di berbagai kelenteng lainnya sebagai penanda dimulainya persiapan menyambut tahun baru.
Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili menandai masuknya Tahun Kuda dengan elemen api yang dalam tradisi Tionghoa kerap dikaitkan dengan dinamika, semangat bergerak, dan perubahan.
Setelah ritual tersebut, kelenteng akan menjadi pusat aktivitas ibadah umat selama perayaan Imlek di Balikpapan.