Nustar TV nusautaratv.
com, Jakarta - Wahyudi Andrianto, adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengunjungi Bareskrim Polri dengan membawa ijazah asli milik Jokowi untuk menjawab tuduhan yang beredar. Kunjungan ini terjadi pada Jumat pagi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, sekitar pukul 09.29 WIB, dan Wahyudi terlihat mengenakan kemeja kotak-kotak hitam.
Wahyudi datang bersama tim kuasa hukum Jokowi, yang dipimpin oleh Yakup Hasibuan. Menurut Yakup, kehadiran mereka di Bareskrim adalah atas permintaan penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri untuk menyerahkan dokumen penting, termasuk ijazah asli Jokowi.
“Dokumen ini sangat sensitif, jadi kami tidak bisa mengirimkannya dengan kurir. Ijazah ini diserahkan kepada orang yang dipercaya oleh Pak Jokowi untuk menjamin keamanannya,” jelas Yakup.
Ijazah yang dibawa meliputi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi. “Semua dokumen telah kami bawa,” tambahnya.
Sekitar pukul 09.40 WIB, Wahyudi bersama tim kuasa hukumnya memasuki ruangan penyidik untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Penyidikan ini berkaitan dengan laporan yang diajukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), yang dipimpin oleh Eggy Sudjana, mengenai dugaan ijazah palsu Jokowi. Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro dari Dittipidum menjelaskan, laporan tersebut merujuk pada temuan yang diungkapkan melalui media sosial, yang menyoroti dugaan cacat hukum terkait ijazah S1 Jokowi.
Sebelumnya, pada 30 April 2025, Jokowi juga telah melaporkan isu serupa terkait tuduhan ijazah palsu kepada Polda Metro Jaya. Keterangan ini diharapkan dapat menjernihkan situasi dan membuktikan keabsahan dokumen pendidikan Presiden.