Nustar TV nusautaratv.
com, Balikpapan – Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Gereja GPIB Bukit Sion Balikpapan memulai program budi daya ikan yang dinamakan “Bintang Sion”. Program ini dimulai sejak bulan Oktober 2024, dengan pengelolaan tiga tambak yang menampung bibit ikan sebanyak 1.500 ekor. Saat ini, jumlah ikan yang dipelihara telah meningkat menjadi 5.000 ekor, terdiri dari jenis lele, nila, dan gurame. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu meningkatkan perekonomian gereja sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Dalam kunjungan silahturahmi oleh Pastor Andi Simon, Pastor Rudy Darwis, Daud Kendek, Michael, dan beberapa warga lainnya, mereka mengamati secara langsung aktivitas budi daya ikan yang dikelola oleh PKB. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pengurus gereja dan anggota persekutuan, serta memberikan dukungan moral terhadap kegiatan yang dilakukan. Keberadaan tambak ini diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi gereja, tetapi juga bagi komunitas yang lebih luas.

Fery, salah satu anggota PKB, menyatakan harapannya bahwa apa yang telah mereka ciptakan dapat memberikan dampak positif bagi banyak orang. "Kami berharap usaha kami ini tidak hanya memberi keuntungan bagi gereja, tetapi juga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein dengan ikan yang sehat," ujarnya. PKB juga berkomitmen untuk segera mengurus perizinan dari pemerintah agar budi daya ikan ini dapat berjalan secara resmi dan berkelanjutan.

Dengan adanya program budi daya ikan “Bintang Sion”, diharapkan PKB GPIB Bukit Sion Balikpapan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan perekonomian lokal, serta menjadi contoh bagi organisasi gereja lainnya dalam mengembangkan potensi ekonomi yang ada di sekitar mereka. Inisiatif ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian PKB terhadap masyarakat serta lingkungan, menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.
