https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
06 Mar 2026 | Dilihat: 1183 Kali

BI dan Pemda Siapkan Pasar Murah hingga Kerja Sama Pasokan untuk Kendalikan Inflasi Balikpapan

noeh21
Robi Ariadi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan
      
Nustar TV nusautaratv.com, BALIKPAPAN - Bank Indonesia bersama pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas harga di Kota Balikpapan menyusul kenaikan inflasi pada Februari 2026.
 
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi mengatakan upaya pengendalian inflasi akan dilakukan melalui koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
 
“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan,” ujarnya saat diwawancara langsung, Jumat (6/3/2026).
 
Beberapa langkah yang disiapkan antara lain pelaksanaan pasar murah, pemantauan harga secara berkala, serta penguatan kerja sama pasokan pangan antar daerah.
 
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi tekanan inflasi yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
 
Bank Indonesia menilai sejumlah faktor dapat memengaruhi perkembangan harga, di antaranya puncak musim hujan, gelombang laut tinggi, serta potensi banjir di sejumlah daerah sentra produksi pangan.
 
Di tengah kenaikan inflasi, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga pada Februari.
 
Komoditas yang mencatat penurunan harga antara lain bensin, bawang merah, daging ayam ras, sawi hijau, serta baju muslim anak.
 
Penurunan harga bensin terjadi setelah harga Pertamax turun sebesar Rp550 per liter sejak 1 Februari 2026.
 
Selain Balikpapan, perkembangan inflasi juga terjadi di wilayah lain di Kalimantan Timur. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Februari 2026 tercatat mengalami inflasi 0,89 persen (mtm) dengan inflasi tahunan 4,13 persen (yoy).
 
Di wilayah tersebut, inflasi dipicu oleh kenaikan harga beberapa komoditas seperti ikan layang, cabai rawit, emas perhiasan, daging ayam ras, dan buncis.
 
Melalui koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah, berbagai langkah pengendalian inflasi diharapkan dapat menjaga kestabilan harga kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas