https://nusautaratv.com/
Tutup Menu
07 Mar 2026 | Dilihat: 1141 Kali

Stok BBM Nasional 21 Hari, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Meski Geopolitik Memanas

noeh21
      
Nustar TV nusautaratv.com, BALIKPAPAN - Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama konflik di kawasan Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas energi dunia, PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap aman dan terkendali.
 
Melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, perusahaan energi pelat merah itu menegaskan bahwa stok BBM nasional saat ini berada pada kisaran sekitar 21 hari, yang merupakan cadangan operasional normal dalam sistem logistik energi Indonesia. 
 
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa angka tersebut bukanlah kondisi darurat, melainkan stok yang memang selalu dijaga untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia.
 
“Stok sekitar 21 hari itu merupakan cadangan operasional yang secara normal dikelola dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus diperbarui melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang sudah direncanakan sebelumnya,” ujar Roberth, Jumat (6/3/2026).
 
Menurutnya, sistem rantai pasok energi yang dikelola Pertamina bersifat terintegrasi, mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, proses pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai daerah.
 
Dengan mekanisme tersebut, ketersediaan energi nasional tetap dapat dijaga meskipun terjadi dinamika pada pasar energi global.
 
Pertamina juga terus mencermati perkembangan geopolitik dunia, termasuk konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi jalur distribusi minyak internasional.
 
Sebagai langkah mitigasi, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat ketahanan energi nasional. 
 
Beberapa langkah tersebut antara lain, diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan sistem logistik dan distribusi energi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan sektor energi.
 
Roberth menegaskan berbagai langkah tersebut dirancang untuk memastikan rantai pasok energi tetap stabil sehingga kebutuhan masyarakat dan sektor industri dapat terpenuhi.
 
Sementara itu di tingkat regional, Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
 
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan Edi Mangun menegaskan bahwa stok BBM di wilayah Kalimantan berada dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal.
 
Menurutnya, perilaku panic buying justru berpotensi mengganggu sistem distribusi yang selama ini telah berjalan stabil.
 
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Jika konsumsi tetap wajar, distribusi energi dapat terus berjalan lancar dan semua masyarakat tetap mendapatkan akses BBM,” ungkapnya.
 
Pertamina Patra Niaga juga memastikan akan terus memantau perkembangan situasi global secara cermat sembari menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
 
Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, dan aktivitas ekonomi tetap terpenuhi, terutama menjelang periode Ramadan dan Idulfitri, ketika konsumsi energi biasanya meningkat.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas