01 Juni 2023 | Dilihat: 152 Kali
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Sekda Kukar Bacakan Amanat Presiden
noeh21
    

NusaUtaraTV, TENGGARONG - Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023, untuk wilayah Kutai Kartanegara dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kukar Sunggono. Pada Kamis, 1 Juni 2023.

Hari Lahir Pancasila, Tahun ini mengambil tema “ Gotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global “ yang diikuti unsur Forkopimda, Para kepala OPD, Camat, Lurah, serta pasukan Kodim 0906 Kukar, Polres Kukar, Satpol PP, BPBD, Damkar, Dishub, ASN Pemkab Kukar, Pramuka dan Pelajar. 

Sekretaris Daerah Kukar Sunggono saat membacakan amanat Presiden RI Joko Widodo mengatakan keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia.

Pengamalan nilai - nilai Pancasila merupakan perwujudan rasa cinta kepada tanah air sehingga membangun bangsa dan negara yang baik. Nilai - nilai Pancasila dapat diamalkan dalam bentuk sederhana, seperti saling menghargai, bekerja sama, dan saling menghormati.

Lebih lanjut disebutkannya Hari lahir Pancasila setiap 1 Juni, memiliki makna bagi rakyat dan bangsa Indonesia, tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa, namun turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari. 

Para pendiri negara yang telah berhasil mengindentifikasi kepribadian bangsa Indonesia yang kemudian dirumuskan dalam suatu pegangan hidup yaitu Pancasila. 

"Melalui rasa cinta terhadap bangsa sendiri, kita akan mengerti betapa pentingnya menegakkan dan mengamalkan Pancasila dalam berbagai sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila tidak dapat digantikan dengan apapun juga baik pada masa dulu, Sekarang dan masa yang akan datang" terangnya.

Disebutkannya saat ini bangsa Indonesia telah berhasil melewati masa kritis pandemi Covid -19, hal ini membuktikan kekuatan Pancasila dan kekuatan bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 dan Impian Indonesia 2085, yaitu menjadi bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang kecerdasannya mengungguli bangsa - bangsa lain di dunia.

"Tahun depan kita juga akan menghadapi pesta demokrasi serentak melalui penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024, untuk itu saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu yang jujur, aman dan damai" ajaknya.

Dia juga menyampaikan bahwa angka stunting di Indonesia masih tinggi dan berada diatas ambang batas yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu 20 persen.

"Untuk mengatasinya, saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bergotong royong menurunkan angka stunting di Indonesia, hal ini merupakan kerja nyata pembumian Pancasila dan mengaktualisasikan nilai - nilai luhur Pancasila," terangnya. (mrk/kss)