06 Juli 2023 | Dilihat: 97 Kali
Dansatgas P4GN: Terjerumus Narkoba, Membuka Jalan Hancurkan Masa Depan
noeh21
    

NusaUtaraTV, Balikpapan - Bahaya narkoba merupakan ancaman nyata bagi seluruh manusia di dunia. Efek adiktif dari penyalahgunaan narkoba perlahan-lahan akan menghancurkan tubuh, seperti merusak sistem peredaran darah, merusak sistem saraf pusat, merusak sistem imun tubuh serta dampak negative lainnya, selain itu dengan kita terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba, sama saja dengan membuka jalan bagi kita untuk menghancurkan hidup dan masa depan kita.

Hal ini disampaikan Danpuspomau, Marsma TNI Danang Sulistyanto selaku Dansatgas Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN TNI AU dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kolonel Kal Hidayat Januardi di Graha Dhomber, Malanud Dhomber Balikpapan, Kamis (06/07/23).



Lebih lanjut Satgas P4GN juga mengajak seluruh keluarga besar Lanud Dhomber untuk menjadi agen pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. 

"Ayo kita bersama-sama memerangi Narkoba," tegas Dansatgas P4GN.



Sementara itu Komandan Lanud Dhomber, Kolonel Pnb David Ali Hamzah, S.Sos., M.Han. menyambut baik kedatangan Tim Satgas P4GN ini dengan harapan seluruh personel Lanud Dhomber dan juga Satrad 223 memperoleh masukan dan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba. 

"Sosialisasi ini diharapkan dapat menambah bekal wawasan serta pengetahuan tentang bahaya Narkoba, sehingga anggota lebih siap dalam memerangi dan terhindar dari Narkoba," ucap Danlanud Dhomber.



Diawali dengan giat pemeriksaan urine yang diikuti oleh personel Lanud Dhomber dan Satrad 223, Balikpapan, Sosialisasi P4GN ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan mendalam tentang Narkotika dan akibat yang ditimbulkan dari aspek hukum yang disampaikan oleh Kolonel Sus Muhammad Yani, SH, MH, aspek POM oleh Kolonel Pom Tatiet Rosadi, CTMP., aspek bintal oleh Letkol Sus Drs. Ahmad Mediansyah, M.Ag dan aspek kesehatan oleh Letkol Kes Indro Cuk W, A.Md. sebagai langkah pre emptive dan preventif serta represif terhadap penyalahgunaan dan peredaaran Narkotika di lingkungan TNI AU. (Rie)